JTTC-Peningkatan jenjang karir dapat didapatkan oleh siapa saja. Namun dengan syarat apabila individu tersebut memiliki kemampuan yang lebih jika dibandingkan dengan rekan kerja. Untuk mencapai kemampuan diri yang lebih dibandingkan rekan kerja yang lain dapat didapatkan dari dilakukannya kegiatan pengembangan diri atau personal development. Kegiatan pengembangan diri merupakan hal yang wajib dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan nilai diri. Tujuan Personal Development Personal development atau pengembangan diri merupakan suatu proses yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi diri, supaya bisa berkompetisi dan juga mempunyai kualitas diri yang lebih baik. Pengembangan diri memiliki ruang lingkup yang sangatlah luas. Ruang lingkup dan hasilnya pun bukanlah suatu hal yang memberikan hasil yang terlihat dalam waktu singkat. Namun kegiatan pengembangan diri akan memberikan bukti nyata ketika dilakukan secara terus menerus. Peningkatan keahlian dan kemampuan dengan mengikuti program pelatihan yang diberikan perusahaan. Baca Juga : Pelatihan Branding Produk Manfaat Personal Development Pelatihan pengembangan diri yang diperuntukkan bagi karyawan, tidak hanya berguna untuk meningkatkan value atau nilai diri, melainkan juga untuk mempersiapkan diri anda agar dapat bertahan dalam arus persaingan kerja yang dinilai semakin kompetitif. Meningkatkan Produktivitas Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas perusahaan bisa dengan memaksimalkan penggunaan teknologi. Seperti yang diketahui bersama, teknologi selalu berkembang sangat cepat, sehingga pelatihan pengembangan diri untuk menguasai teknologi terbaru akan membantu karyawan beradaptasi dengan perubahan, terutama agar dapat sesegera mungkin memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi yang menunjang produktivitas kerja. Memperbaiki Kualitas Program pelatihan pengembangan diri juga dapat membantu untuk memberikan hasil kerja yang lebih baik. Kualitas yang lebih baik ini pada akhirnya akan mendatangkan lebih banyak klien atau pelanggan, meningkatkan penjualan, peningkatan kinerja perusahaan secara keseluruhan, peningkatan omzet, pencapaian tujuan perusahaan, dan sebagainya. Jadwal Pelatihan Pengembangan Diri Angkatan 1, 6-7 Januari 2022Angkatan 2, 3-4 Februari 2022Angkatan 3, 10-11 Maret 2022Angkatan 4, 7-8 April 2022Angkatan 5,18-19 Mei 2022Angkatan 6, 23-24 Juni 2022Angkatan 7, 7-8 Juli 2022Angkatan 8, 4-5 Agustus 2022Angkatan 9, 1-2 September 2022Angkatan 10, 6-7 Oktober 2022Angkatan 11, 10-11 November 2022Angkatan 12, 15-16 Desember 2022 Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan / Bimbingan Teknis (BimTek) Pengembangan Diri dapat menghubungi Admin Kami 0812-1501-7910
Tumbuhkan Kesadaran Pariwisata Masyarakat dengan Bimtek Pariwisata
JTTC– Dinas Pariwisata Kab. Bantul terus berupaya memajukan sektor pariwisata di Bantul. Salah satunya dengan mengisiasi dan memfasilitasi pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang bekerjasama dengan Jogja Tourism Training Center (JTTC). Pada kali ini, masyarakat Kalurahan Pendowoharjo berkesempatan mendapatkan Pelatihan Pembentukan Pokdarwis yang dilaksanakan selama 3 hari dimulai pada tanggal 21-23 Juni 2022, dengan 1 hari merupakan kunjungan lapangan ke Pokdarwis Gerbang Madu, Srimulyo, Piyungan. Peserta pelatihan pembentukan pokdarwis ini berasal dari perwakilan kalurahan Pemerintah desa, Bamuska (Badan Musyawarah Kampung), Karangtaruna, PKK, Tokoh Masyarakat, dan LPMD Kalurahan Pendowoharjo. Pelatihan ini merupakan pelatihan yang rutin digelar oleh Dinas Pariwisata Kab. Bantul pada tiap tahunnya, namun pada tahun 2020 sampai 2021 sempat terhenti disebabkan oleh massive nya virus Covid-19 pada saat itu. Baca Juga : Pelatihan Branding Produk Pelatihan Pembentukan Pokdarwis nantinya akan dilanjutkan dengan Pelatihan Pembentukan Desa Wisata yang akan dilaksanakan pada bulan depan dengan peserta pelatihan yang berbeda. Serangkaian pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kab. Bantul ini menggunakan dana APBD Pemerintah Kab. Bantul, dan Danas Istimewa yang langsung mensupport pada desa-desa budaya yang ada di wilayah Kab. Bantul. Pada pelatihan kali ini, Dinas Pariwisata Kab. Bantul turut mengundang Direktur Korporat, Bapak Hairullah Gazali sebagai narasumber. Bapak Irul (Sapaan akrab) dalam materinya menyampaikan penjelasan mengenai sadar wisata dan sapta pesona wisata yang harus diketahui dan dipahami bagi setiap pelaku pariwisata. Materi tersebut disampaikan secara komunikatif dan fun dengan diselingi permainan yang menambah semangat peserta pelatihan. Harapannya setelah pelatihan ini dilaksanakan yaitu peserta pelatihan mampu memajukan dan mengembangkan Kalurahan Pendowoharjo bersama-sama. Dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat Kalurahan Pendowoharjo. Untuk informasi mengenai Bimtek Pariwisata dapat menghubungi admin kami di 0812-1501-7910 Jadwal Bimtek Pariwisata Angkatan 1, 12-13 Januari 2022Angkatan 2, 8-9 Februari 2022Angkatan 3, 8-9 Maret 2022Angkatan 4, 13-14 April 2022Angkatan 5, 19-20 Mei 2022Angkatan 6, 23-24 Juni 2022Angkatan 7, 7-8 Juli 2022Angkatan 8, 4-5 Agustus 2022Angkatan 9, 8-9 September 2022Angkatan 1 0, 13-14 Oktober 2022Angkatan 11, 17-18 November 2022Angkatan 12, 5-6 Desember 2022
Pelatihan Branding Produk
JTTC-Pada sebuah produk dapat dikatakan sukses apabila dikenal oleh masyarakat umum. Ketenaran yang didapatkan oleh produk tersebut tidak mungkin terlepas dari peran perusahaan dalam membuat brand image terhadap produk mereka. Brand image yang kuat dari sebuah produk akan menjadi salah satu sumber utama untuk meningkatkan daya saing di pasaran. Keunggulan ini tercermin pada meningkatnya cash flow, loyalitas pelanggan dan cepatnya proses adopsi penawaran baru. Beberapa faktor menjadi penentu untuk keberhasilan sebuah merek, yaitu menentukan segmen pasar, positioning dan differentiation, menentukan harga yang sesuai, menentukan margin ke distributor, grosir dan ritel, mengembangkan packaging, desain dan warna yang menjual. Baca juga : Kulon Progo Lakukan Strategi Pariwisata untuk Hadapi New Normal Dalam mewujudkan brand image yang baik dan berhasil tentunya diperlukan strategi marketing yakni bagaimana membranding image suatu produk sebelum dan saat dipasarkan kepada masyarakat. Dengan strategi marketing yang dimiliki tentunya sebelumnya harus melewati berbagai macam percobaan dan bahkan approval dari orang-orang yang bersangkutan. Untuk memudahkan itu semua dan tidak terkesan membuang waktu dan energi diperlukan suatu pelatihan yang membahas mengenai strategi branding produk oleh suatu perusahaan agar hasil yang dicapai akan memuaskan atau berhasil. Kami Jogja Tourism Training Center (JTTC) sebagai pusat lembaga pelatihan di bidang pariwisata dan pengembangan SDM membuka lebar bagi peserta pelatihan untuk mengikuti Pelatihan Branding Produk” yang diajarkan oleh narasumber berkompeten yakni akademisi dan praktisi yang telah berpengalaman di bidang tersebut.
Pelatihan Pengelolaan Homestay dan Desa Wisata
JTTC –Salah satu strategi yang dapat diterapkan pemerintah dalam rangka menggalakkan pariwisata berbasis masyarakat adalah dengan adanya homestay. Secara umum sejatinya tidak hanya homestay yang dapat dijadikan bisnis, namun pada daya tarik wisata juga dapat dijadikan bisnis yang menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dalam pengelolaannya betul-betul diperhatikan dengan baik. Akomodasi memiliki berbagai macam jenis, seperti homestay, guest house, dan hotel. Perkembangan industri akomodasi tentunya akan mendukung perkembangan kegiatan pariwisata di kawasan wisata. Salah satu objek wisata yang saat ini sedang dikembangkan adalah desa wisata atau village tourism. Pandemi Covid-19 berdampak secara signifikan pada banyak industri, termasuk dunia pariwisata. Terdapat beberapa pendapat dari sejumlah pengamat dan pakar pariwisata yang meyakini bahwa pandemi Covid-19 akan mengubah kecenderungan perilaku perjalanan seseorang. Contohnya adalah untuk pemilihan destinasi wisata, dimana terdapat kelompok wisatawan yang menghindari destinasi wisata yang ramai. Dalam hal kesehatan, wisatawan di masa seperti sekarang ini akan lebih memperhatikan kesehatan mereka, baik dari sisi lingkungan destinasi, akomodasi sampai dengan ketersediaan makanan dan minuman. Baca Juga : Pelatihan dan Uji Kompetensi BNSP Manajemen Travel Upaya untuk mengembalikan eksistensi sektor pariwisata mulai terlihat. Salah satunya yaitu dengan diadakannya program peningkatan tujuan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment) di salah satu destinasi wisata. Desa wisata menjadi salah satu sasaran utama dalam strategi pembenahan, sebab desa wisata diharapkan menjadi destinasi pilihan wisatawan. Untuk memberikan pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam memberikan layanan homestay dan desa wisata dibuatlah Pelatihan Pengelolaan Homestay dan Desa Wisata yang disusun berbasis pada Standar Kompetensi Nasional Indonesia (SKKNI). Pelatihan ini diselenggarakan dengan materi meliputi Pengantar Homestay/Pondok Wisata dalam Sistem Kepariwisataan, Manajemen pengelolaan Homestay, Penerapan Kebersihan dan Kesehatan dalam Peningkatan Kualitas Layanan, Sesi Kunjungan Lapangan dan lain sebagainya. Harapan dari pelatihan pengelolaan homestay dan desa wisata ini yaitu menciptakan SDM Pariwisata yang lebih berkompeten sehingga dapat mendekatkan Indonesia menjadi salah satu negara tujuan wisata. Untuk informasi pelatihan di bidang pariwisata dan pengembangan SDM dapat menghubungi Mira (081215017910) Jadwal Pelatihan Pengelolaan Homestay dan Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2022Angkatan 2, 17-18 Februari 2022Angkatan 3, 17-18 Maret 2022Angkatan 4, 13-14 April 2022Angkatan 5, 10-11 Mei 2022Angkatan 6, 16-17 Juni 2022Angkatan 7, 14-15 Juli 2022Angkatan 8, 10-11 Agustus 2022Angkatan 9, 8-9 September 2022Angkatan 10, 13-14 Oktober 2022Angkatan 11, 17-18 November 2022Angkatan 12, 15-16 Desember 2022
Pelatihan K3
JTTC-Dalam dunia kerja, perusahaan diharuskan untuk menerapkan persyaratan K3 mengingat kebanyakan kecelakaan terjadi pada pekerja yang belum terbiasa bekerja secara aman. Penyebabnya adalah ketidaktahuan tentang bahaya atau cara mencegahnya meskipun mereka mengetahui tentang adanya suatu risiko. Untuk itu, program pelatihan K3 sangat penting dilakukan sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan kerja. Pelatihan K3 adalah pelatihan yang diselenggarakan untuk membekali, meningkatkan dan mengembangkan kemampuan pekerja mengenai K3, biasanya tentang prosedur pelaksanaan pekerjaan dan pengetahuan tentang bahaya-bahaya yang ada di sekitar mereka dan pencegahannya. Baca Juga : Bimtek Pariwisata Desa Wisata Jika anda mencari jasa penyedia pelatihan K3 terbaik, kami salah satunya. Kami menyediakan Jasa Pelatihan Sertifikasi Kemenaker RI dan Pelatihan K3 Sertifikasi BNSP seperti Pelatihan Calon Ahli K3 Umum, Pelatihan Auditor K3, Pelatihan Ahli K3 Konstruksi, Pelatihan Ahli K3 Listrik, Pelatihan Ahli K3 Kimia, Pelatihan Ahli K3 Kebakaran dan lain sebagainya. Dengan berbekal narasumber yang merupakan akademisi dan praktisi ternama dan berkompeten, kami siap melayani anda. Hubungi kami untuk informasi pelatihan K3 dan pelatihan pengembangan SDM lainnya di 0812-1501-7910. Jadwal Pelatihan K3 Angkatan 1, 13-14 Januari 2022Angkatan 2, 17-18 Februari 2022Angkatan 3, 17-18 Maret 2022Angkatan 4, 13-14 April 2022Angkatan 5, 10-11 Mei 2022Angkatan 6, 16-17 Juni 2022Angkatan 7, 14-15 Juli 2022Angkatan 8, 10-11 Agustus 2022Angkatan 9, 8-9 September 2022Angkatan 10, 13-14 Oktober 2022Angkatan 11, 17-18 November 2022Angkatan 12, 15-16 Desember 2022
Kulon Progo Lakukan Strategi Pariwisata untuk Hadapi New Normal
JTTC -Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama dua tahun ini berdampak pada semua sektor, termasuk pariwisata. Akibat pembatasan itu, tidak ada kunjungan ke objek wisata, termasuk Kulonprogo. Joko Mursito, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kab. Kulonprogo, mengatakan bahwa sektor pariwisata Kulonprogo justru membaik selama pandemi dari segi infrastruktur sampai dengan manajemen SDM itu sendiri. Dispar telah memberikan fasilitas pelatihan dan pendampingan selama masa pandemi untuk para pegiat pariwisata di Kab. Kulon Progo. Baca Juga : Tingkatkan Skill dengan Pelatihan Barista Kopi Pada musim Lebaran di tahun 2022, setidaknya terdapat empat fasilitas wisata yang telah selesai dibangun untuk meningkatkan akses wisata di beberapa tempat dalam menyambut wisatawan. Instalasi ini seharusnya tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk berfoto, tetapi juga memiliki tujuan untuk pendidikan. Strategi yang juga dilakukan oleh Dispar Kulon Progo yaitu dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat wisata untuk melakukan bincang-bincang antara pemerintah dengan pengelola tempat wisata. Bincang-bincang tersebut dilakukan untuk memetakan potensi dan hambatan yang dimiliki dari tiap tempat wisata yang kemudian akan diberikan solusi terbaik yang bersumber dari kerjasama antara masyarakat dengan pemerintah. Kulon Progo telah melakukan kerjasama dengan JTTC untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan di bidang pariwisata dalam rangka memajukan SDM pariwisata yang berada di wilayah Kulon Progo. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelatihan dan kajian pariwisata dapat menghubungi kami di 0812-1501-7910
Pelatihan Kebersihan Lingkungan di Destinasi Wisata
JTTC –Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menunjuk Jogja Tourism Training Center (JTTC) untuk mengadakan Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi, dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata. Materi Pelatihan yang disampaikan pada hari pertama adalah pengelolaan kebersihan, Kesehatan dan lingkungan di Destinasi Pariwisata sesuai dengan standar dan ketentuan nasional dan internasional, pengelolaan sanitasi ramah lingkungan di destinasi pariwisata. Kemudian pada hari ke-2, materi yang disampaikan adalah Pengelolaan sampah ramah lingkungan di daya tarik wisata dengan berbagai macam teknik, seperti pengomposan, penggunaan komposter, teknologi insenerator. Baca Juga : Pelatihan Barista Kopi Selanjutnya pada hari ke 3, para peserta melakukan visitasi dan pembelajaran lapangan di Tebing Breksi. Kemudian di hari terakhir, materi yang disampaikan ialah Penanganan keselamatan dan kecelakaan di tempat kerja, Persyaratan Kesehatan dan lingkungan bangunan, Green and friendy environment, Evaluasi dan Wrapping up. Harapannya setelah diadakannya pelatihan tersebut adalah peserta pelatihan mampu meningkatkan standar kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah di destinasi wisata yang ada di Kota Yogyakarta. Semakin nyaman lingkungan daya tarik wisata, pengunjung akan semakin berdatangan, kemudian akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kota Yogyakarta. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pelatihan / Bimbingan Teknis (BimTek) Teknis Pariwisata dapat menghubungi Admin Kami 0812-1501-7910
Bimtek Pariwisata Desa Wisata
Pelatihan Pariwisata -Pengembangan desa wisata dianggap sebagai salah satu langkah nyata dalam pemulihan ekonomi negara. Melalui Desa wisata, penyaluran bantuan dapat ditargetkan tepat sasaran dengan manfaat yang berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19. Desa wisata menjadi salah satu cara untuk memulihkan perekonomian Indonesia, khususnya di sektor industri pariwisata. Desa wisata tersebut diciptakan guna menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi wisata berkelas dunia dan berdaya asing di tengah pandemi seperti sekarang ini. Selain itu, Desa wisata juga mampu mendorong pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai ajang promosi potensi desa wisata kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Baca Juga : Fotografi untuk Promosi Digital Pariwisata Diciptakannya desa wisata diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif untuk dapat menjadikan desa wisata mampu berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia menjadi kuat, dan bangkit kembali dari dampak Covid-19 yang dirasakan secara dampak ekonominya, maupun dampak sosial, dan kesejahteraan masyarakat desa. Upaya pengembangan desa wisata berfokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Yang mana dalam hal ini berfokus pada tiga aspek: berkelanjutan, sosial lingkungan dan ekonomi. Terlebih pada saat ini tren pariwisata masyarakat berubah dengan lebih menyukai wisata alam. Desa wisata memiliki prospek yang bagus dan terpenting adalah pemberdayaan tenaga lokal sebagai penggeraknya. Untuk informasi kerjasama serta Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen Akuntansi Perhotelan dapat menghubungi Admin Kami di nomer 0812-1501-7910. Jadwal Bimtek Pariwisata Desa Wisata Angkatan 1, 13-14 Januari 2022Angkatan 2, 17-18 Februari 2022Angkatan 3, 17-18 Maret 2022Angkatan 4, 13-14 April 2022Angkatan 5, 10-11 Mei 2022Angkatan 6, 16-17 Juni 2022Angkatan 7, 14-15 Juli 2022Angkatan 8, 10-11 Agustus 2022Angkatan 9, 8-9 September 2022Angkatan 10, 13-14 Oktober 2022Angkatan 11, 17-18 November 2022Angkatan 12, 15-16 Desember 2022
Pelatihan Service Excellent
Jogja Tourism Training Center (JTTC) MATERI Pre Test Pengertian dan Konsep-Konsep Pelayanan Materi mengenai apa saja yang harus disiapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, meliputi: Nilai-nilai yang dicari oleh pelanggan Langkah-langkah pengendalian dan peningkatan kualitas dalam pelayanan Membentuk citra layanan prima Pentingnya Etika Dalam Pelayanan Materi yang berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap terkait dengan etika dalam pelayanan kepada, meliputi: Pengertian perilaku etis dan manfaatnya Sumber, isi dan jenis etika dalam pelayanan Perilaku etis dalam pelayanan Grooming dan Etika Penampilan Mengatasi Keanekaragaman Latar Belakang Budaya Pelanggan Materi yang berhubungan dengan pengetahuan dan keterampilan mengatasi keanekaragaman latar belakang budaya pelanggan yang berbeda, meliputi: Identifikas keanekaragaman latar belakang pelanggan Teknik menghadapi keanekaragaman latar belakang pelanggan Handling Customer Complaint Rightly Materi yang berhubungan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola complain/keluhan dengan prosedur yang baik dan benar, meliputi: Analisis terjadinya keluhan Strategi mengelola keluhan Membuat Prosedur Penanganan Keluhan Materi yang berhubungan dengan pengetahuan dan keterampilan menangani keluhan yang meliputi: Prosedur penanganan komplain melalui telepon Prosedur penanganan komplain melalui surat Prosedur penanganan komplain dengan berhadapan langsung maupun face to face Communication & Interpersonal Skill Dalam Menghadapi Komplain Materi yang berhubungan dengan pengetahuan dan keterampilan berkomunikasi untuk menarik minat pelanggan kepada publik, meliputi: Keterampilan berkomunikasi Sikap berkomunikasi ketika mengatasi keluhan Post Test
Pelatihan Digital Branding dan Pemasaran
JTTC –Pelatihan Digitalisasi Branding dan Pemasaran pada masyarakat Kota Yogyakarta oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta yang bekerjasama dengan Jogja Tourism Training Center (JTTC) dilaksanakan selama 3 hari yaitu 19-22 Juli 2022 yang berlokasi di Hotel Pandanaran, Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti oleh kurang lebih 30 orang yang berasal dari Kota Yogyakarta. Pelatihan Digitalisasi Branding dan Pemasaran ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi dalam pemanfaatan pemasaran digital di sektor pariwisata. Harapannya dengan mengikuti pelatihan ini peserta mampu berkontribusi dalam peningkatan pariwisata khususnya di Kota Yogyakarta. Metode pelatihan dibagi menjadi 2 yaitu metode on class di mana para peserta pelatihan mendapat materi dari praktisi di bidang pariwisata dan metode yang kedua yaitu kunjungan lapangan dimana peserta Pelatihan Digital Branding dan Pemasaran untuk berkunjung langsung ke Desa Wisata yang dinilai telah baik dan tepat dalam segi pengelolaannya. Pada metode on class hadir narasumber yang berasal dari akademisi dan praktisi di bidang Pariwisata yang berkompeten. Materi yang diberikan juga sangat beragam, dimulai dari pengenalan materi digitalisasi secara umum sampai dengan tips dan trik yang dapat dilakukan untuk branding dan pemasaran dalam usaha meningkatkan pariwisata di Kota Yogyakarta. Untuk informasi dan kerjasama di bidang Bimtek maupun Pelatihan Pariwisata dapat menghubungi admin kami di 0812-1501-7910