JTTC-Pada hari Selasa-Jumat, 17-20 Mei 2022, Jogja Tourism Training Center (JTTC) berkerjasama dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sragen menggelar Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata. Materi pelatihan yang pertama diberikan adalah tentang Kebijakan dan Program Pembangunan Kepariwisataan Daerah untuk Pengembangan Desa Wisata Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Materi tersebut meliputi dasar hukum pembangunan pariwisata, perencanaan pariwisata, program pendampingan desa wisata, unsur penentu suksesnya pariwisata, dan hubungan pariwisata dengan masyarakat. Kemudian, materi pelatihan kedua yang diberikan adalah tentang Pengelolaan Desa Wisata pada masa Penanganan Covid 19. Materi pelatihan tersebut meliputi pengaturan protokol umum Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan atau Cleanliness, Healthy, Security, and Environment (CHSE).
Program Pembelajaran Pengembangan Kompetensi Bidang Layanan Pariwisata Perhutani Forestry Institute Tahun 2022 JTTC
JTTC-Selasa, 17 Mei 2022 Jogja Tourism Training Center (JTTC) bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia (LSPP JDI) memulai Program Pembelajaran Pengembangan Kompetensi Bidang Layanan Pariwisata Perhutani Forestry Institute Tahun 2022. Program pembelajaran ini dilaksanakan selama 2 hari sampai dengan Rabu, 18 Mei 2022. Pembelajaran yang diberikan pada hari pertama adalah tentang layanan housekeeping meliputi membersihkan lokasi/area dan peralatan dan menyiapkan kamar untuk tamu. Pembelajaran tersebut berupa teori dan praktik. Tak lupa, setelah sesi pelatihan diadakan quiz untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap pelatihan yang diberikan. Hasil dari quiz digunakan untuk evaluasi dalam memberikan pelatihan sesi berikutnya. Pada pembelajaran hari pertama juga ada general session sertifikasi kompetensi. Dalam sesi ini ada konsultasi pra uji bagi peserta. Disusul sesi penilaian mandiri peserta. Memasuki hari ke-2, materi pembelajaran yang diberikan adalah tentang front office. Materi tersebut berisi tentang menerima dan memproses reservasi dan menyediakan layanan akomodasi reception secara teori dan praktik.
Pelatihan MICE: Memperoleh dan Mengelola Peserta Pameran Desa Pandanrejo
JTTC-Pelatihan pariwisata yang dilaksanakan oleh Badan Otorita Borobudur (BOB) dan Jogja Tourism Training Center (JTTC) memasuki pelatihan pariwisata untuk Desa Pandanrejo. Pelatihan ini bertemakan “Meeting, Incentive, Convention and Exibition (MICE)”, pada pelatihan kali ini memberikan materi berupa cara memperoleh dan mengelola peserta pameran Desa Pandanrejo. Pada sesi pelatihan ini trainer yang merupakan akademisi sekaligus praktisi memberikan ilmu pemahaman secara mendetail kepada peserta pelatihan BOB Desa Pandanrejo. Materi yang diberikan pada pelatihan BOB kali ini diantaranya adalah, sebagai berikut : Konsep-konsep pameran Tujuan pameran Lingkup pameran Pelaku dan pemangku kepentingan dalam industri yang terkait Pemasaran kegiatan pameran Menyusun rencana bisnis sponsor Strategi mendapatkan sponsor Komposisi sponsor media Strategi Promosi Dalam membuat sebuah pameran diperlukan persiapan yang matang, dimulai dari konsep acara pameran, hingga strategi promosi yang akan dilakukan nantinya ketika rencana kegiatan acara pameran telah dipersiapkan secara matang. Suatu acara apabila dipersiapkan dengan matang akan menghasilkan acara yang baik dan sesuai dengan ekspektasi bagi aktor-aktor yang ada di dalamnya. Dengan diadakannya pelatihan ini, akan memberikan gambaran kepada peserta pelatihan pariwisata Desa Pandanrejo untuk mengelola suatu pameran secara baik dan benar. Dengan pelatihan ini juga memberikan insight bagaimana membuat suatu pameran dapat menarik perhatian pengunjung. Anda bisa bertanya mengenai materi, jadwal, pendaftaran ataupun yang lainnya. Untuk lebih lengkapnya silahkan hubungi Mira (0812-1501-7910)
Pelatihan Teknik Evaluasi dan Review Pelayanan terhadap Wisatawan Desa Pandanrejo
JTTC-Kegiatan Pelatihan Pariwisata dan Pendampingan Pengelolaan Desa Wisata dan Daya Tarik Wisata di sekitar zona Badan Otorita Borobudur tahun 2022 belum sepenuhnya usai, Jogja Tourism Training Center (JTTC) Bersama dengan Badan Otorita Borobudur (BOB) melanjutkan pelatihan tersebut untuk Desa Pandanrejo pada hari Senin-Sabtu, 09-14 Mei 2022. Pelatihan Teknik Evaluasi dan Review Pelayanan terhadap Wisatawan Desa Pandanrejo diusung pada tema pelatihan kali ini. Dalam pelatihan ini memberikan materi berupa tata cara yang baik dan benar dalam mengevaluasi serta mereview pelayanan suatu daya tarik wisata terhadap wisatawan. Evaluasi adalah serangkaian program pengukuran terhadap sebuah program atau peristiwa untuk mengetahui capaian, dampak dan efektivitasnya. Evaluasi perlu untuk dilakukan dalam segala aspek, karena dengan adanya evaluasi, dapat mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki, ditingkatkan dan dipertahankan. Pada pelatihan ini secara mendetail dijabarkan oleh narasumber JTTC yang merupakan akademisi sekaligus praktisi, yaitu Ibu Ike Devi. Dimulai dari pengertian evaluasi, fungsi evaluasi, tata cara evaluasi sampai dengan review pelayanan kepada wisatawan agar dapat mencapai service yang excellent.
Pelatihan BOB : Rencana Tindak Lanjut Pasca Evaluasi Desa Pandanrejo
JTTC-Setelah dilaksanakannya Pelatihan Teknik Evaluasi dan Review Pelayanan terhadap Wisatawan Desa Pandanrejo, kemudian dilanjutkan Pelatihan Rencana Tindak Lanjut Pasca Evaluasi dengan desa yang sama yaitu Desa Pandanrejo. Pelatihan ini merupakan pelatihan pariwisata tingkat lanjut dari pelatihan sebelumnya, namun memiliki konsentrasi yang berbeda yakni pada perencanaan planning-planning kedepannya setelah dilakukannya evaluasi dan review pelayanan terhadap konsumen. Pada pelatihan pariwisata ini memberikan materi berupa analisis lingkungan, analisis SWOT, analisis dan perumusan SWOT, dan perumusan strategi. Dengan diberikannya pelatihan ini, langkah-langkah yang dapat diambil kedepannya akan lebih matang sebab lebih terencana dan teroganisir dengan baik, dibandingkan dengan tidak dilaksanakannya Pelatihan Pariwisata Rencana Tindak Lanjut Pasca Evaluasi. Harapan dari setelah mengikuti pelatihan ini adalah bagi pegiat daya tarik wisata akan lebih berkualitas dan berkompeten di bidangnya sehingga dapat mendorong kemajuan Desa Pandanrejo di bidang pariwisata dan ekonomi.
JTTC Buka Program Pengembangan Kompetensi Bidang Layanan Pariwisata Perhutani Forestry Institute Tahun 2022
JTTC-Pada hari Selasa, 17 Mei 2022, Jogja Tourism Training Center (JTTC) bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Jana Dharma Indonesia (LSPP JDI) membuka gelaran Program Pengembangan Kompetensi Bidang Layanan Pariwisata Perhutani Forestry Institute (PeFI) Tahun 2022. Kepala Learning Center Department PeFI, Haris Triwahyunita meberikan sambutan dalam pembukaan acara yang digelar di Perhutani Madiun tersebut. Haris menjelaskan bahwa secara teknis, kegiatan ini akan berjalan selama 4 hari dari tanggal 17-20 Mei 2022, dengan rincian 2 hari pembelajaran kelas dan 2 hari berikutnya untuk uji kompetensi. Jumlah peserta sebanyak 37 orang dari karyawan Perhutani seluruh Indonesia. Sementara Hairullah Gazali, S.E., MBA selaku Direktur JTTC menjelaskan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor primadona. Oleh karena itu, pelayanan yang prima dan maksimal menjadi hal penting. Menurutnya, salah satu profesi yang sangat membutuhkan skill dan kompetensi baik adalah housekeeping. Karena housekeeper harus cakap dalam bekerja maupun bersikap. Sehingga, pelatihan ini secara umum bertujuan untuk memberikan layanan housekeeping dengan membersihkan lokasi/area dan peralatan, menyiapkan kamar untuk tamu, menerima dan memproses reservasi, dan menyediakan layanan akomodasi serta praktik front office. ”Untuk meraih beberapa capaian tersebut, tentunya dibutuhkan kerja keras kita semua dalam menyukseskan kegiatan ini. Diharapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara utuh serta bisa mendapatkan manfaat positif,” tutup Hairullah.
Kunjungan Manajemen Hotel 101 Yogyakarta ke Kantor Korporat JTTC
JTTC-Kedatangan Manajemen Hotel 101 ke Kantor korporat Jogja Tourism Training Center (JTTC) merupakan kunjungan yang pertama kali dilakukan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk bersilaturahmi mendiskusikan prospek kemungkinan diadakannya kerjasama antara Hotel 101 Yogyakarta dengan JTTC. Selain bersilaturahmi, kedatangan manajemen Hotel 101 Yogyakarta ke JTTC untuk mengikuti kegiatan Jogja Heritage Tour Bus yang merupakan program kerja kolaborasi korporat dengan Dinas Kebudayaan DIY. Beberapa poin disampaikan oleh Manajemen Hotel 101 Yogyakarta mengenai JTTC, diantaranya adalah Manajemen Hotel 101 Yogyakarta mengapresiasi perkembangan JTTC yang begitu cepat dengan melewati proses tahapan yang Panjang dan tidak mudah. Selama 20 tahun JTTC berusaha untuk berkembang dan bergerak maju menjadi yang terdepan diantara lembaga-lembaga lain yang bergerak di bidang yang sama. Harapan serta doa tak lupa dipanjatkan kepada JTTC oleh Manajemen Hotel 101 Yogyakarta, yaitu menginginkan adanya inovasi dari JTTC di bidang pariwisata dan dapat lebih melebarkan sayapnya untuk melakukan pelatihan-pelatihan peningkatan dan pengembangan SDM. Melihat pasar saat ini yang banyak membutuhkan SDM yang berasal dari generasi milenial, diperlukan adanya bimbingan pelatihan agar menciptakan SDM yang berkualitas dan berkompeten di bidangnya.
Kunjungan Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta ke Kantor Korporat JTTC
JTTC-Jogja Tourism Training Center (JTTC) seringkali mendapatkan kesempatan kunjungan dari dinas-dinas pemerintahan, perusahaan swasta hingga perseorangan. Kunjungan tersebut dilakukan di Gedung korporat baru JTTC yang berlokasi di Jl. Arimbi. Pada umumnya, kunjungan yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait merupakan kunjungan kerjasama atau dapat juga merupakan kunjungan silaturahmi kepada pimpinan manajemen korporat JTTC. JTTC sangat membuka lebar pintu kantor bagi siapa saja yang akan berkunjung ke kantor korporat. Salah satu kunjungan ke kantor korporat JTTC dilakukan oleh Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan ini bukanlah kunjungan pertama kali yang dilakukan oleh Bapak Singgih untuk bersilaturahmi ataupun untuk menghadiri sebuah acara korporat. Pada hari Selasa, 10/05/22 merupakan kunjungan Bapak Singgih ke kantor korporat JTTC untuk menghadiri sebuah acara Pembukaan Kegiatan Acara Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) yang dilakukan oleh LSP Jana Dharma Indonesia (JDI) dan JTTC yang bekerjasama dengan BNSP. PSKK merupakan serangkaian kegiatan sertifikasi kompetensi kerja dengan melibatkan 3 skema yang berjumlah 60 orang. Dalam acara PSKK ini menyasar sertifikasi kompetensi SDM Pariwisata. Kedatangan Bapak Singgih pada acara tersebut sebagai narasumber sekaligus membuka secara simbolis pada pembukaan serangkaian kegiatan acara PSKK yang dilaksanakan di Junior Ballroom, Gedung Baru Korporat JTTC. Sebuah kehormatan bagi JTTC untuk memiliki dan mempertahankan hubungan yang baik dengan dinas-dinas, lembaga dan instansi pemerintahan.
Pelatihan Standar Perijinan Usaha Pariwisata Melalui OSS
JTTC–Di dalam Pasal 12 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko, pemerintah memerintahkan kepada masyarakat bahwa dalam mendirikan sebuah usaha diperlukan perizinan berusaha yang di dalamnya merupakan legalitas yang diberikan oleh pemerintah kepada para pelaku usaha. Ketetapan tersebut harus dijalankan oleh seluruh pelaku usaha untuk memulai dan menjalankan usaha ataupun suatu kegiatan. Sebagai bentuk dari perhatian Jogja Tourism Training Center (JTTC) akan peraturan pemerintah tersebut, JTTC berusaha untuk menyediakan pelayanan pelatihan pariwisata untuk perizinan usaha pariwisata kepada masyarakat, baik yang bertempat tinggal di lokasi daya tarik wisata maupun pengusaha yang ingin membuka usahanya di lokasi terkait. Pada zaman globalisasi dan serba modern seperti saat ini, perlu dilakukan pembaruan dalam mengikuti arus teknologi. Salah satu yang dapat diterapkan adalah dengan menggunakan Online Single Submission (OSS). OSS adalah suatu system yang pertama kali diperkenalkan di Kementrian Perekonomian pada bulan Juli 2018. Yang kemudian pada bulan Januari 2019, operasionalisasi OSS diserahkan sepenuhnya ke Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dalam perjalanan waktunya, BPKM disebut dengan Lembaga OSS atau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat, yaitu Lembaga pemerintah non kementrian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang koordinasi penanaman modal. Direktur Korporat, Bapak Hairullah Gazali memberikan tanggapannya mengenai Program perizinan usaha yang terintegrasi dengan OSS, “Sistem perizinan berbasis OSS sebetulnya memudahkan pengusaha. Namun perlu diantisipasi pemerintah daerah untuk melakukan monitoring dan pengawasan bahwa usaha itu benar ada (exist) atau tidak.” Dengan adanya pengawasann yang dilakukan oleh pemerintah daerah akan memudahkan bagi pemerintah untuk melakukan tracking dan mengorganisir usaha yang dimiliki baik perseorangan ataupun kelompok (PT). Pelatihan Standar Perijinan Usaha Pariwisata Melalui OSS Berbasis Resiko ini disarankan untuk diikuti oleh aparatur pemerintah, pelaku usaha, notaris, konsultan hukum, dan masyarakat luas. Pelatihan ini dapat dilakukan dengan metode luring dan online. Anda bisa bertanya mengenai materi, jadwal, pendaftaran ataupun yang lainnya. Untuk lebih lengkapnya silahkan hubungi Mira (0812-1501-7910)
Penyerahan Seragam Kerja bagi Karyawan Baru JTTC dan Korporat
JTTC-Penambahan karyawan baru korporat tak dapat dipungkiri akan terus dilakukan. Hal itu ditenggarai oleh semakin banyaknya pekerjaan yang diberikan konsumen kepada Jogja Tourism Training Center (JTTC) dan korporat. Penambahan jumlah karyawan baru dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang berasal dari kementrian, dinas pemerintahan, perusahaan swasta maupun perseorangan. Sampai dengan bulan Mei 2022 telah terjadi penambahan 20 karyawan baru di Korporat, dan diperkirakan penambahan karyawan baru akan terus dilakukan kedepannya. Kegiatan penyerahan seragam kerja dilakukan secara simbolis oleh Direktur Korporat JTTC, Bapak Hairullah Gazali didampingi oleh Manager Operasional, HRD, dan Keuangan, Manager Event, Legal dan Aset, dan Manager Program dan Pengembangan Bisnis. Penyerahan simbolis seragam karyawan baru dilakukan di Junior Ballroom, Gedung Baru Korporat JTTC. Pemberian seragam kepada karyawan baru disimbolkan sebagai bentuk dukungan kantor dalam menunjang penampilan karyawan selama bekerja. Seragam diibaratkan juga sebagai simbol dari suatu perusahaan, begitu juga dengan seragam yang dimiliki oleh karyawan Korporat JTTC, yaitu profesional, dinamis dan santun.