fbpx

Pelatihan Wisata Homestay di Daerah Pegunungan

JTTC- Untuk terus mengembangkan pariwisata di desa wisata, homestay menjadi salah satu aspek penunjang yang harus dimiliki desa-desa wisata. Pasalnya, homestay memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman otentik kepada wisatawan.

Saat menginap di homestay wisatawan akan diajak berbaur dengan masyarakat setempat. Ini menjadi pengalaman yang istimewa. Tidak bisa ditemukan di negara atau daerah asalnya. Misalnya, ikut menyiapkan hidangan untuk disantap bersama. Melalui kegiatan itu, wisatawan dapat belajar soal kuliner setempat, mulai dari komposisi bumbu, lama memasak, alat apa saja yang digunakan, hingga menikmatinya, terlebih letaknya di daerah pegunungan, ada keintiman yang tercipta. Makanan asli bisa disajikan ibu-ibu rumah tangga atau para pemilik rumah. Jadi, homestay dapat menjadi titik akomodasi dan tamu datang bukan sekadar menginap.

Baca Juga : Digitalisasi Pariwisata Membangkitkan Perekonomian di Indonesia?

Outline Materi Wisata Homestay di Daerah Pegunungan:

  1. Pengelolaan Homestay di Daerah Pegunungan
  2. Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan dan Pelayanan Homestay
  3. Memberikan Layanan Menerima dan Memproses Reservasi
  4. Menyiapkan Kamar Untuk Tamu
  5. Menyiapkan Layanan Makanan dan Minuman
  6. Menyusun Strategi Promosi
  7. Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pemasaran Homestay
  8. Pemasaran Homestay Melalui Media Sosial
  9. Layanan Prima Kepada Wisatawan
  10. Standar Grooming Pengelola Homestay
  11. Standar Usaha Pondok Wisata
  12. Menyusun SOP Homestay
  13. Standar Prosedur Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan di Homestay
  14. Hygine dan Sanitasi di Homestay

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *