Ride Attendant merupakan salah satu profesi penting dalam operasional taman rekreasi, theme park, waterpark, maupun destinasi wisata yang memiliki wahana permainan.
Bagi orang awam, pekerjaan ini mungkin terlihat sederhana karena hanya bertugas menjaga dan mengoperasikan wahana. Padahal, seorang Ride Attendant memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keselamatan, kenyamanan, pelayanan, dan kelancaran aktivitas pengunjung.
Karena itu, kemampuan seorang Ride Attendant tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman di lapangan. Dibutuhkan pemahaman mengenai prosedur kerja, komunikasi dengan wisatawan, operasional wahana, pelayanan, hingga penerapan keselamatan kerja.
Melalui Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Ride Attendant di Jogja Tourism Training Center (JTTC), peserta dapat mempersiapkan diri untuk bekerja secara lebih profesional dan mengikuti uji kompetensi sesuai standar yang berlaku.
Apa Itu Ride Attendant?
Secara sederhana, Ride Attendant adalah petugas yang bertanggung jawab membantu mengelola aktivitas pengunjung pada wahana permainan di taman rekreasi.
Posisi ini dapat ditemukan di berbagai tempat seperti theme park, waterpark, amusement park, taman rekreasi keluarga, dan destinasi wisata yang menyediakan atraksi permainan.
Tugasnya bukan sekadar mengarahkan pengunjung untuk naik wahana. Seorang Ride Attendant perlu memahami prosedur operasional, memberikan informasi yang tepat, membantu memastikan pengunjung mengikuti aturan, serta menjaga agar aktivitas wahana berlangsung aman dan tertib.
Dalam dokumen Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Bidang Pemanduan Wisata Taman Rekreasi, Ride Attendant termasuk salah satu kemungkinan jabatan pada Jenjang Kualifikasi 3.
Peran tersebut mencakup pemanduan, komunikasi efektif, serta pelaksanaan kegiatan di wahana permainan.
Apa Saja Kompetensi Ride Attendant?
Pelatihan Ride Attendant perlu disusun berdasarkan kompetensi yang memang dibutuhkan di lingkungan taman rekreasi. Standar KKNI yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor SK/111/SD.02.00/MK/2024 menjadi salah satu acuan pengembangan kompetensi dan sertifikasi di bidang pemanduan wisata taman rekreasi.
Pada Jenjang Kualifikasi 3, terdapat 15 unit kompetensi, terdiri dari 7 unit kompetensi inti dan 8 unit kompetensi pilihan. Unit kompetensi inti antara lain meliputi:
- Mengumpulkan data dan informasi pada taman rekreasi.
- Memutakhirkan informasi taman rekreasi.
- Menyiapkan perangkat kegiatan pemanduan wisata taman rekreasi.
- Menyiapkan alur kunjungan wisata di taman rekreasi.
- Melakukan pekerjaan sebagai pemandu wisata taman rekreasi.
- Menerapkan komunikasi yang efektif dalam pemanduan wisata taman rekreasi.
- Melaksanakan kegiatan wahana permainan di taman rekreasi.
Sementara itu, unit pilihan dapat mencakup kemampuan menangani keluhan wisatawan, memberikan layanan kepada wisatawan berkebutuhan khusus, melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja, menerapkan prosedur kebersihan dan keselamatan, serta bekerja sama dengan kolega dan wisatawan.
Artinya, kompetensi Ride Attendant memiliki cakupan yang cukup luas. Peserta tidak hanya belajar tentang wahana, tetapi juga bagaimana memberikan pelayanan dan menjalankan pekerjaan secara aman serta profesional.
Mengapa Sertifikasi BNSP Penting untuk Ride Attendant?
Sertifikasi kompetensi dapat menjadi bukti bahwa seseorang telah mengikuti proses asesmen untuk mengukur kompetensi sesuai skema yang diujikan. Bagi calon tenaga kerja, sertifikasi dapat membantu meningkatkan kredibilitas profesional dan menjadi nilai tambah ketika melamar pekerjaan.
Bagi perusahaan atau pengelola taman rekreasi, tenaga kerja yang kompeten juga penting karena aktivitas wahana berkaitan langsung dengan pengalaman dan keselamatan pengunjung.
JTTC bekerja sama dengan LSP Jana Dharma Indonesia untuk pelaksanaan uji kompetensi BNSP. Dengan demikian, peserta dapat mempersiapkan kompetensinya melalui pelatihan sebelum mengikuti proses asesmen.
Manfaat Mengikuti Pelatihan
Mengikuti pelatihan Ride Attendant memberikan manfaat bagi peserta yang baru mengenal bidang ini maupun mereka yang sudah memiliki pengalaman kerja.
1. Memahami pekerjaan Ride Attendant dari dasar
Peserta mendapatkan pemahaman mengenai peran, tanggung jawab, prosedur kerja, dan pelayanan dalam operasional taman rekreasi.
2. Meningkatkan kemampuan pelayanan wisatawan
Ride Attendant berinteraksi langsung dengan pengunjung. Karena itu, komunikasi yang baik, sikap ramah, dan kemampuan memberikan informasi menjadi bagian penting dari pekerjaan.
3. Lebih memahami aspek keselamatan
Peserta dibekali pemahaman mengenai penerapan prosedur keselamatan dan pentingnya menjalankan pekerjaan berdasarkan SOP.
4. Meningkatkan kesiapan menghadapi uji kompetensi
Pelatihan membantu peserta memahami kompetensi yang akan dinilai sehingga lebih siap menghadapi proses asesmen.
5. Menambah nilai profesional
Pelatihan dan sertifikasi dapat menjadi nilai tambah ketika seseorang ingin mengembangkan karier di bidang taman rekreasi dan industri pariwisata.
Fasilitas Pelatihan Ride Attendant di JTTC
Untuk mendukung proses belajar, peserta mendapatkan berbagai fasilitas, yaitu:
- Materi Pelatihan – materi pembelajaran yang disusun untuk membantu peserta memahami kompetensi Ride Attendant.
- Sertifikat Pelatihan – bukti telah mengikuti program pelatihan.
- Training KIT – perlengkapan pendukung kegiatan pelatihan.
- Softcopy Materi Pelatihan – materi digital yang dapat dipelajari kembali setelah pelatihan.
- Trainer Expert & Profesional – pembelajaran bersama trainer yang berpengalaman dan memahami kebutuhan industri.
- Snack & Lunch – konsumsi selama kegiatan pelatihan.
Butuh Sertifikasi BNSP?
JTTC telah bekerja sama dengan LSP Jana Dharma Indonesia untuk melaksanakan uji kompetensi BNSP. Peserta dapat mengikuti pelatihan terlebih dahulu untuk mempersiapkan kompetensi, kemudian melanjutkan ke proses uji kompetensi sesuai ketentuan skema yang berlaku.
Perlu dipahami, sertifikat kompetensi BNSP diberikan melalui proses asesmen kompetensi. Peserta perlu menunjukkan kompetensinya berdasarkan unit yang diujikan.
Butuh Izin Usaha?
Selain pengembangan kompetensi SDM, JTTC juga bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Usaha Bhakti Mandiri Wisata Indonesia yang dapat membantu proses pengurusan berbagai kebutuhan izin dan sertifikasi usaha di bidang pariwisata.
Layanan ini dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha yang tidak hanya ingin meningkatkan kompetensi tenaga kerja, tetapi juga ingin mengembangkan legalitas dan profesionalitas bisnisnya.
Siapa yang Cocok Mengikuti Pelatihan Ride Attendant?
Pelatihan ini dapat menjadi pilihan bagi:
- Calon Ride Attendant atau pramu wahana.
- Karyawan taman rekreasi dan theme park.
- Karyawan waterpark atau objek wisata.
- Lulusan SMA/SMK maupun perguruan tinggi yang ingin masuk industri pariwisata.
- Profesional yang ingin meningkatkan kompetensi.
- Pengelola taman rekreasi yang ingin meningkatkan kualitas SDM.
- Perusahaan yang membutuhkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi timnya.
Tidak perlu khawatir jika Anda masih awam. Justru pelatihan dapat menjadi langkah awal untuk memahami pekerjaan Ride Attendant secara lebih terstruktur.
FAQ Pelatihan dan Sertifikasi Ride Attendant
1. Apa itu Ride Attendant?
Ride Attendant adalah petugas yang menjalankan dan mendukung operasional wahana sekaligus membantu menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.
2. Apakah Ride Attendant hanya bertugas mengoperasikan wahana?
Tidak. Pekerjaannya juga berkaitan dengan pelayanan, komunikasi, prosedur keselamatan, informasi wisatawan, dan kelancaran aktivitas wahana.
3. Apakah pemula bisa mengikuti pelatihan?
Bisa. Materi dapat dipelajari dari dasar sehingga cocok bagi peserta yang baru mengenal profesi ini.
4. Apakah pelatihan langsung mendapatkan sertifikat BNSP?
Pelatihan dan sertifikasi kompetensi merupakan proses yang berbeda. Sertifikat kompetensi BNSP diperoleh setelah peserta mengikuti dan dinyatakan kompeten dalam uji kompetensi.
5. Siapa yang melaksanakan uji kompetensi BNSP?
JTTC bekerja sama dengan LSP Jana Dharma Indonesia untuk pelaksanaan uji kompetensi BNSP.
6. Apa manfaat memiliki sertifikat kompetensi?
Sertifikat kompetensi dapat menjadi bukti kompetensi profesional dan nilai tambah dalam pengembangan karier.
7. Apa saja yang dipelajari dalam pelatihan?
Materinya mencakup operasional wahana, komunikasi, pelayanan wisatawan, prosedur kerja, keselamatan, dan kompetensi lain sesuai standar yang relevan.
8. Apakah peserta mendapatkan materi pelatihan?
Ya. Peserta mendapatkan materi pelatihan dan softcopy materi.
9. Apakah tersedia pelatihan untuk perusahaan?
Program dapat dikonsultasikan untuk kebutuhan perusahaan atau pengembangan kompetensi tim.
10. Di mana saya bisa mendaftar?
Pendaftaran dan konsultasi program Pelatihan dan Sertifikasi Ride Attendant dapat dilakukan melalui JTTC.
Siap Menjadi Ride Attendant yang Lebih Profesional?
Jangan hanya mengandalkan pengalaman. Tingkatkan kemampuan Anda dengan Pelatihan Ride Attendant di Jogja Tourism Training Center (JTTC) dan persiapkan diri untuk mengikuti uji kompetensi BNSP.
Dengan belajar bersama trainer profesional dan memahami kompetensi sesuai standar industri, Anda akan memiliki bekal yang lebih kuat untuk memasuki atau mengembangkan karier di bidang taman rekreasi.
Saatnya tingkatkan kompetensi, buktikan kemampuan, dan bangun karier yang lebih profesional. Daftarkan diri Anda dalam Pelatihan dan Uji Kompetensi BNSP Ride Attendant bersama JTTC sekarang.
Hubungi tim JTTC untuk mendapatkan informasi jadwal, persyaratan, dan proses pendaftarannya.


