Pelatihan Sekretaris Desa Wisata memiliki peran penting dalam memastikan kegiatan pengelolaan desa wisata berjalan tertib, terencana, dan terdokumentasi dengan baik.
Bukan sekadar mengurus surat-menyurat atau administrasi, seorang sekretaris pengelola desa wisata juga perlu memahami program kerja, legalitas kelembagaan, rapat, kerja sama, pengembangan produk wisata, hingga pelayanan kepada wisatawan.
Kebutuhan terhadap SDM desa wisata yang kompeten semakin penting seiring berkembangnya desa wisata di Indonesia.
Untuk memberikan standar kerja yang jelas, pemerintah telah menetapkan SKKNI Bidang Pengelola Desa Wisata melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 86 Tahun 2024. SKKNI tersebut menjadi acuan dalam penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi kompetensi.
Melalui Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Okupasi Bidang Pengelola Desa Wisata Sekretaris, JTTC (Jogja Tourism Training Center) membantu peserta memahami kompetensi yang dibutuhkan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi uji kompetensi.
Apa Itu Sekretaris Desa Wisata?
Secara sederhana, Sekretaris Desa Wisata adalah bagian dari pengelola yang membantu memastikan administrasi, koordinasi, dokumentasi, dan berbagai kegiatan organisasi desa wisata berjalan secara sistematis.
Perannya tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan administratif. Sekretaris juga perlu mampu mendukung penyusunan program, mengelola dokumen kelembagaan, menyelenggarakan rapat, membantu kerja sama dengan pihak lain, serta mendukung pengembangan desa wisata berbasis masyarakat.
Hal ini sejalan dengan SKKNI Pengelola Desa Wisata yang menekankan pentingnya struktur organisasi, legalitas, sistem pengelolaan yang akuntabel dan transparan, pemberdayaan masyarakat, pelestarian alam dan budaya, pengembangan produk, promosi, pelayanan, serta mitigasi risiko.
Materi Pelatihan Sesuai Okupasi BNSP
Pelatihan dirancang mengacu pada kompetensi Sekretaris Pengelola Desa Wisata. Dalam skema sertifikasi yang digunakan, terdapat 16 unit kompetensi yang menjadi ruang lingkup asesmen, antara lain:
- Menyusun struktur organisasi dan uraian pekerjaan lembaga desa wisata.
- Menyusun legalitas lembaga desa wisata.
- Menyusun prosedur pengelolaan desa wisata dan kode etik wisatawan.
- Membuat program kerja desa wisata.
- Membuat rencana usaha desa wisata.
- Membuat rencana distribusi manfaat desa wisata.
- Melaksanakan prosedur administrasi umum desa wisata.
- Menyelenggarakan rapat atau pertemuan.
- Menyampaikan presentasi.
- Melakukan kerja sama desa wisata dengan pihak ketiga.
- Mengembangkan produksi wisata berbasis masyarakat.
- Memfasilitasi peningkatan kapasitas SDM desa wisata.
- Melestarikan sumber daya alam yang berkelanjutan dan kebudayaan lokal.
- Menerapkan prosedur kebersihan, kesehatan, dan keselamatan di desa wisata.
- Menangani mitigasi risiko krisis kepariwisataan di desa wisata.
- Menanggapi keluhan wisatawan.
Materi tersebut membantu peserta memahami pekerjaan sekretaris secara lebih menyeluruh. Jadi, meskipun Anda masih awam dan belum memiliki pengalaman mendalam dalam pengelolaan desa wisata, pelatihan dapat menjadi langkah awal untuk memahami standar kompetensi yang dibutuhkan.
Manfaat Mengikuti Pelatihan
Mengikuti pelatihan sebelum uji kompetensi memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami materi dan mengetahui gambaran kompetensi yang akan dinilai.
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain:
1. Memahami tugas Sekretaris Desa Wisata
Peserta memahami tanggung jawab administratif dan koordinatif secara lebih terstruktur.
2. Meningkatkan kompetensi pengelolaan desa wisata
Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi memahami penerapannya dalam kegiatan pengelolaan desa wisata.
3. Lebih siap menghadapi uji kompetensi BNSP
Pelatihan membantu peserta mempersiapkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang relevan dengan skema sertifikasi.
4. Meningkatkan profesionalitas
Sertifikasi kompetensi dapat menjadi bukti bahwa kemampuan peserta telah dinilai berdasarkan standar kompetensi yang berlaku.
5. Mendukung pengembangan desa wisata
Kompetensi sekretaris yang baik dapat membantu desa wisata memiliki administrasi, program, koordinasi, dan dokumentasi yang lebih tertata.
Fasilitas dan Benefit Peserta
Peserta Pelatihan Sekretaris Pengelola Desa Wisata di JTTC mendapatkan fasilitas pendukung untuk menunjang proses pembelajaran, yaitu:
- Materi Pelatihan – materi pembelajaran sesuai kebutuhan kompetensi.
- Sertifikat Pelatihan – bukti telah mengikuti pelatihan.
- Training KIT – perlengkapan pendukung selama pelatihan.
- Softcopy Materi Pelatihan – materi dapat dipelajari kembali setelah pelatihan.
- Trainer Expert & Profesional – pembelajaran bersama trainer yang berpengalaman.
- Snack & Lunch – konsumsi selama kegiatan pelatihan.
Butuh Sertifikasi BNSP?
Jika tujuan Anda bukan hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga memperoleh pengakuan kompetensi profesi, JTTC telah bekerja sama dengan LSP Jana Dharma Indonesia untuk melaksanakan uji kompetensi BNSP.
Uji kompetensi dilakukan untuk menilai kemampuan peserta berdasarkan unit kompetensi pada skema yang dipilih. Persyaratan sertifikasi dapat mencakup keterkaitan pendidikan, pelatihan, atau pengalaman kerja sesuai ketentuan skema.
Dengan mengikuti pelatihan dan uji kompetensi, Anda dapat mempersiapkan diri secara lebih terarah sebelum membuktikan kompetensi sebagai Sekretaris Pengelola Desa Wisata.
Butuh Izin Usaha?
Pengembangan desa wisata tidak hanya membutuhkan SDM yang kompeten, tetapi juga kelembagaan dan legalitas usaha yang tertata.
JTTC telah bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Usaha Bhakti Mandiri Wisata Indonesia yang dapat membantu pengurusan berbagai kebutuhan izin usaha sesuai jenis usaha yang dijalankan.
Siapa yang Cocok Mengikuti Pelatihan Ini?
Pelatihan ini cocok bagi:
- Pengelola desa wisata.
- Sekretaris atau calon sekretaris lembaga pengelola desa wisata.
- Pokdarwis dan pengurus kelembagaan desa wisata.
- Pengelola BUMDes yang bergerak di bidang pariwisata.
- Aparatur atau masyarakat yang terlibat dalam pengembangan desa wisata.
- SDM pariwisata yang ingin meningkatkan kompetensi.
- Pemula yang ingin memahami pengelolaan desa wisata secara profesional.
Tidak perlu menunggu sampai mahir untuk mulai belajar. Justru pelatihan dapat menjadi sarana untuk memahami apa saja kompetensi yang harus dimiliki dan bagaimana menerapkannya dalam pekerjaan.
FAQ Sekretaris Desa Wisata
Sekretaris Desa Wisata adalah bagian dari pengelola yang membantu administrasi, koordinasi, dokumentasi, program, dan kegiatan kelembagaan desa wisata.
Bisa. Pelatihan ditujukan untuk membantu peserta memahami kompetensi secara sistematis, termasuk peserta yang masih awam.
Ya, peserta mendapatkan sertifikat pelatihan dari penyelenggara.
Ya. JTTC bekerja sama dengan LSP Jana Dharma Indonesia untuk pelaksanaan uji kompetensi BNSP.
Tidak. Sertifikat pelatihan menunjukkan bahwa peserta telah mengikuti pelatihan, sedangkan sertifikasi kompetensi merupakan hasil proses asesmen kompetensi.
Uji kompetensi mencakup unit kompetensi dalam skema Sekretaris Pengelola Desa Wisata, termasuk administrasi, program kerja, legalitas, rapat, kerja sama, pelayanan, hingga mitigasi risiko.
Persyaratan mengikuti sertifikasi mengikuti ketentuan LSP dan skema yang dipilih. Keterkaitan pendidikan, pelatihan, atau pengalaman kerja dapat menjadi bagian dari persyaratan.
Ya, peserta mendapatkan softcopy materi pelatihan.
Ya. JTTC bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Usaha Bhakti Mandiri Wisata Indonesia untuk membantu berbagai kebutuhan izin usaha.
Karena sekretaris berperan penting dalam menjaga administrasi, koordinasi, dokumentasi, dan tata kelola desa wisata agar lebih profesional dan terarah.
Tingkatkan Kompetensi Anda Bersama JTTC
Menjadi Sekretaris Desa Wisata bukan hanya tentang bisa mengurus administrasi. Dibutuhkan pemahaman mengenai tata kelola, perencanaan, koordinasi, pelayanan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan desa wisata.
Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri mengikuti uji kompetensi BNSP, inilah saat yang tepat untuk memulainya.
Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Okupasi Bidang Pengelola Desa Wisata Sekretaris bersama JTTC (Jogja Tourism Training Center).
Tingkatkan kompetensi, lengkapi profesionalitas, dan buktikan kemampuan Anda melalui sertifikasi kompetensi!
Hubungi tim JTTC untuk mendapatkan informasi jadwal, biaya, persyaratan, dan proses pendaftaran pelatihan serta uji kompetensi BNSP.


