Yogyakarta, 19 Desember 2024 – Jogja Tourism Training Center (JTTC) kembali mengadakan acara tahunan Kick-off Meeting sebagai tradisi perusahaan dalam menyambut tahun baru dengan semangat dan resolusi baru. Acara ini diselenggarakan pada 20 dan 21 Desember dengan agenda gala dinner yang masih dirahasiakan tanggalnya di gedung utama JTTC dengan tema “Tetap Terdepan Dan Nomor 1 Menuju Visi 2030”. Direktur Utama JTTC, Hairullah Gazali, S.E., M.B.A, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kick-off Meeting tahun ini bertujuan untuk merefleksikan pencapaian di tahun 2024 serta menetapkan target dan strategi untuk tahun 2025. “Acara ini adalah momen penting untuk memperkuat komitmen kami dalam memberikan pelatihan berkualitas bagi sumber daya manusia, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing,” ujarnya. Acara ini dihadiri oleh seluruh tim manajemen dan karyawan JTTC, serta menghadirkan bintang tamu penghibur untuk menambah keseruan acara. Beberapa agenda utama dalam acara ini meliputi : Selain itu, Kick-off Meeting ini juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antarpegawai melalui sesi team building yang dirancang untuk meningkatkan kolaborasi dan komunikasi. Baca juga: JTTC Pererat Tali Silaturahmi dengan Klien Melalui Hampers Natal JTTC terus berkomitmen untuk menjadi mitra terbaik dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Dengan semangat yang diperbarui melalui acara ini, perusahaan optimis dapat menghadapi tantangan dan peluang di tahun mendatang dengan lebih percaya diri dan solid. Whatsapp: (0812-3299-9470) Instagram: @jttc_jogja
JTTC Pererat Tali Silaturahmi dengan Klien Melalui Hampers Natal
Yogyakarta, 19 Desember 2024 – Dalam semangat menyambut Hari Natal dan akhir tahun, Jogja Tourism Training Center (JTTC) kembali menunjukkan komitmennya untuk menjalin hubungan yang erat dan penuh makna dengan para klien. Sebagai wujud apresiasi atas kepercayaan dan kerjasama yang terjalin, JTTC memberikan hampers spesial Natal kepada klien-klien setianya. Hampers ini dirancang khusus dengan nuansa Natal yang hangat, berisi berbagai produk lokal khas Yogyakarta yang dipilih dengan cermat untuk merepresentasikan budaya dan keunikan daerah. Melalui hampers ini, JTTC tidak hanya ingin menyampaikan rasa terima kasih, tetapi juga memperkenalkan keindahan warisan budaya Yogyakarta kepada para kliennya. “Memberikan hampers Natal ini adalah salah satu cara kami untuk menjaga tali silaturahmi dan menunjukkan apresiasi kepada para klien yang telah mendukung kami sepanjang tahun,” ujar Hairullah Gazali, S.E., M.B.A, Direktur Utama JTTC. “Kami berharap, melalui hampers ini, semangat kebersamaan dan kehangatan Natal dapat dirasakan oleh semua penerima.” JTTC percaya bahwa hubungan yang baik dengan klien adalah kunci keberhasilan jangka panjang. Dengan inisiatif seperti ini, JTTC berharap dapat terus memperkuat hubungan tersebut dan melangkah ke tahun mendatang dengan penuh optimisme dan kolaborasi yang lebih erat. Baca juga: Memanfaatkan Lahan Kosong untuk Budidaya Ikan Nila Tentang JTTC Jogja Tourism Training Center (JTTC) adalah pusat pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang berfokus pada industry pariwisata dan perhotelan. Berdiri di Yogyakarta, JTTC telah menjadi mitra strategis bagi banyak organisasi dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui berbagai program pelatihan yang inovatif dan relevan. Whatsapp: (0812-3299-9470) Instagram: @jttc_jogja
Panduan Lengkap Pemasaran Kue Kering Natal
Pelatihan pembuatan kue – Natal selalu identik dengan keceriaan, dekorasi meriah, dan tentunya berbagai hidangan lezat. Salah satu yang paling ditunggu-tunggu adalah kue kering khas Natal. Mulai dari nastar, kastengel, hingga gingerbread cookies yang dihias dengan indah, kue kering Natal tak pernah gagal menciptakan atmosfer hangat di tengah perayaan. Jika Anda seorang pengusaha atau bahkan baru ingin memulai bisnis kuliner, momen Natal ini adalah peluang emas untuk meningkatkan penjualan. Namun, bagaimana cara membuat kue kering yang menarik perhatian konsumen sekaligus memasarkan produk dengan efektif? Simak panduan berikut ini dan jangan lupa mengikuti pelatihan pembuatan kue untuk meningkatkan kualitas produk Anda! 1. Kenali Tren Kue Kering Natal Untuk menjangkau pasar yang luas, Anda perlu memahami tren terkini dalam dunia kuliner, khususnya kue kering Natal. Konsumen saat ini tidak hanya mencari rasa yang lezat tetapi juga tampilan yang menarik dan unik. Berikut beberapa ide tren kue kering Natal: Dengan mengikuti pelatihan pembuatan kue, Anda akan mempelajari teknik dekorasi dan inovasi resep untuk menyesuaikan produk dengan tren ini. 2. Kualitas adalah Kunci Konsumen selalu menginginkan kue yang tidak hanya enak tetapi juga konsisten dalam kualitas. Pastikan Anda menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi seperti mentega asli, tepung premium, dan pewarna makanan yang aman. Teknik pembuatan juga sangat penting. Melalui pelatihan pembuatan kue, Anda akan belajar bagaimana menciptakan kue kering dengan tekstur sempurna, mulai dari proses pencampuran adonan hingga pengaturan suhu oven yang tepat. Investasi dalam ilmu dan keterampilan ini akan membantu Anda mendapatkan kepercayaan pelanggan. 3. Strategi Pemasaran yang Efektif Pemasaran yang tepat adalah kunci sukses bisnis kue kering Natal. Berikut beberapa tips untuk mempromosikan produk Anda: a. Manfaatkan Media Sosial Media sosial adalah platform yang paling efektif untuk memasarkan produk Anda. Buat konten menarik seperti: Jangan lupa gunakan hashtag yang relevan seperti #KueKeringNatal, #ChristmasCookies, dan #PelatihanPembuatanKue. b. Promo dan Diskon Tawarkan paket promo seperti beli 3 gratis 1 atau diskon khusus untuk pembelian dalam jumlah besar. Anda juga bisa memberikan bonus berupa dekorasi kue gratis untuk pesanan tertentu. c. Kolaborasi dengan Influencer Kerja sama dengan influencer lokal yang memiliki banyak pengikut dapat membantu meningkatkan eksposur merek Anda. Mereka bisa mengulas produk Anda atau membagikan kode promo untuk pengikutnya. d. Pasarkan Melalui Marketplace Daftarkan produk Anda di platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, atau Instagram Shop. Sertakan deskripsi produk yang menarik serta foto berkualitas tinggi. 4. Berikan Layanan Terbaik Selain produk yang berkualitas, layanan yang ramah dan responsif juga akan meningkatkan kepuasan pelanggan. Tanggapi pesan atau pertanyaan dengan cepat, berikan opsi pengiriman yang fleksibel, dan pastikan pengemasan produk aman hingga sampai ke tangan konsumen. 5. Tingkatkan Kemampuan dengan Pelatihan Jika Anda merasa keterampilan Anda dalam membuat kue masih perlu diasah, mengikuti pelatihan pembuatan kue adalah langkah yang tepat. Pelatihan ini biasanya mencakup: Dengan mengikuti pelatihan, Anda tidak hanya mendapatkan ilmu tetapi juga membangun jaringan dengan sesama pengusaha yang bisa memberikan inspirasi. Momen Natal sudah di depan mata! Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan omzet bisnis Anda melalui kue kering Natal yang berkualitas dan strategi pemasaran yang tepat. Daftarkan diri Anda di pelatihan pembuatan kue sekarang juga dan tingkatkan keterampilan Anda. Baca juga: Literasi Tour Leader dalam Memandu Wisatawan Dengan keahlian yang mumpuni, Anda bisa menciptakan kue kering yang tidak hanya menggugah selera tetapi juga menjadi favorit di meja makan pelanggan. Ayo, wujudkan mimpi bisnis kuliner Anda dan raih kesuksesan bersama kami! Untuk informasi lebih lanjut seputar pendaftaran dan informasi palatihan lainnya hubungi admin kami di: Whatsapp: (0812-3299-9470) Instagram: @jttc_jogja
JTTC Adakan Fun Game untuk Membangun Capacity Building Karyawan
Yogyakarta, 09 November 2024 – Sebagai bagian dari komitmennya untuk meningkatkan keterampilan dan kebersamaan karyawan, Jogja Tourism Training Center (JTTC) menyelenggarakan kegiatan “Fun Game” bertema Capacity Building. Acara ini berlangsung meriah dengan beragam permainan interaktif yang dirancang untuk mengasah keterampilan komunikasi, kerjasama, dan kepemimpinan bagi seluruh karyawan JTTC. Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk mengikuti berbagai tantangan yang bertujuan meningkatkan kerjasama tim dan memperkuat ikatan antar karyawan. Permainan-permainan yang diadakan mencakup simulasi problem-solving, strategi, serta team building yang menyenangkan namun penuh makna. “Fun game kali ini bukan hanya sekadar permainan, tapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan interpersonal yang sangat dibutuhkan dalam lingkungan kerja saat ini. Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antar karyawan dan membuat mereka semakin siap menghadapi tantangan kerja sehari-hari,” ujar Hairullah Gazali, S.E., M.B.A selaku Direktur Utama. JTTC percaya bahwa pengembangan kapasitas karyawan tidak hanya bisa didapat dari pelatihan formal, tetapi juga dari kegiatan yang dapat mengasah soft skills melalui pendekatan yang lebih santai dan menyenangkan. Acara ini merupakan bagian dari program berkelanjutan JTTC untuk menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan produktif. Melalui kegiatan ini, JTTC berharap dapat menciptakan atmosfer kerja yang lebih kolaboratif dan penuh semangat, sehingga seluruh karyawan dapat memberikan yang terbaik dalam peran masing-masing. Baca juga: JTTC Berkolaborasi dengan Seniman Wayang Bapak Suyono untuk Memperingati Hari Wayang Nasional Melalui Podcast Edukasi Whatsapp: (0812-3299-9470) Instagram: @jttc_jogja
JTTC Berkolaborasi dengan Seniman Wayang Bapak Suyono untuk Memperingati Hari Wayang Nasional Melalui Podcast Edukasi
Yogyakarta, 7 November 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional, Jogja Tourism Training Center (JTTC) mempersembahkan sebuah kolaborasi istimewa dengan seniman wayang terkenal, Bapak Suyono, seorang pemilik sanggar pembuatan wayang terkenal di daerah Imogiri, Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui kolaborasi ini, JTTC menghadirkan podcast edukatif yang menyelami keindahan dan makna budaya wayang yang menjadi warisan kebanggaan Indonesia. Podcast edukasi ini menjadi bagian dari upaya JTTC dalam melestarikan budaya wayang serta memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat tentang sejarah, filosofi, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Dipandu oleh Bapak Suyono, seorang seniman pembuat wayang yang telah mendedikasikan hidupnya untuk seni tradisional ini, episode spesial ini membawa pendengar dalam perjalanan memahami seni dan budaya yang penuh dengan cerita dan kebijaksanaan. Baca juga: JTTC Selenggarakan Halloween Costume Party untuk Tingkatkan Employee Engagament Whatsapp: (0812-3299-9470) Instagram: @jttc_jogja
JTTC Selenggarakan Halloween Costume Party untuk Tingkatkan Employee Engagament
Yogyakarta, 26 Oktober 2024 – Dalam upaya meningkatkan employee engagement dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih kreatif serta inklusif, JTTC menyelenggarakan Halloween Costume Party pada Sabtu, 26 Oktober 2024 di Gedung Korporat. Tanggal 26 diambil karena bertepatan dengan hari Sabtu yang notabennya adalah hari santai dalam lingkungan korporat. Acara ini diharapkan dapat menjadi momen untuk mempererat hubungan antar karyawan, sekaligus berpartisipasi dalam merayakan acara bertema internasional yang kian popular di berbagai belahan dunia. Dengan mengusung tema “Hantu Indonesia”, Halloween Costume Party ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga mengajak karyawan untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui kostum yang terinspirasi dari berbagai legenda dan cerita rakyat Indonesia. Kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan budaya lokal dalam konteks perayaan global, memperlihatkan bagaimana nilai-nilai lokal dapat disinergikan dengan tren internasional. Acara ini dirancang dengan berbagai rangkaian kegiatan menarik, termasuk lomba fashion show, dan kompetisi kostum terbaik, berbagai games serta hiburan live music menarik. Selain itu, untuk menambah keseruan acara, perusahaan pun letah menyediakan photo booth khusus dengan tema Halloween untuk mengakomodir pengcapturean momen yang tercipta. Selain sebagai ajang bersenang-senang, kegiatan ini juga menjadi platform untuk memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan kerja, meningkatkan komunikasi antar tim, serta memberikan suasana kerja yang lebih sehat dan penuh semangat. Hairullah Gazali, S.E., M.B.A selaku Direktur Utama, menyampaikan, “Kami percaya bahwa acara seperti ini sangat penting untuk memperkuat hubungan antar karyawan, menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap perusahaan, serta memberikan mereka kesempatan untuk bersenang-senang dan berekspresi di luar rutinitas sehari-hari. Ini juga bagian dari komitmen kami untuk selalu mendukung kesejahteraan karyawan.” JTTC secara konsisten berusaha menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung inisiatif-inisiatif yang dapat meningkatkan motivasi serta kreativitas karyawan. Dengan menyelenggarakan Halloween Costume Party ini, perusahaan ingin menunjukkan bahwa karyawan bukan hanya asset penting dalam hal produktivitas, tetapi juga sebagai individu yang berhak menikmati suasana kerja yang dinamis dan menyenangkan. Baca juga: Handling Complaint di Industri Pariwisata Whatsapp: (0812-3299-9470) Instagram: @jttc_jogja
Handling Complaint di Industri Pariwisata
Dalam industri pariwisata, kepuasan pelanggan merupakan faktor penting yang dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan sebuah bisnis. Salah satu aspek yang tak kalah penting dalam menjaga kepuasan pelanggan adalah kemampuan untuk menangani keluhan atau handling complaint. Setiap keluhan pelanggan, jika ditangani dengan baik, dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan sekaligus memperkuat reputasi bisnis. Mengapa Handling Complaint Penting? Keluhan dari pelanggan sering kali dianggap sebagai hal yang negatif, namun sebenarnya ini adalah peluang emas bagi bisnis untuk memperbaiki layanan dan menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan. Dalam industri pariwisata yang kompetitif, keluhan dapat muncul dari berbagai aspek seperti ketidakpuasan terhadap fasilitas hotel, layanan transportasi yang tidak memadai, hingga panduan wisata yang kurang informatif. Dengan handling complaint yang efektif, bisnis pariwisata bisa memastikan bahwa pelanggan tetap merasa didengarkan dan dihargai. Sebagai contoh, wisatawan yang merasa kecewa dengan layanan hotel mungkin akan membagikan pengalaman buruk mereka di media sosial atau platform ulasan online. Namun, jika hotel tersebut mampu menanggapi keluhan dengan cepat dan menawarkan solusi yang memuaskan, bukan tidak mungkin pelanggan tersebut justru akan berubah menjadi pendukung loyal. Tahapan dalam Handling Complaint Untuk menangani keluhan secara efektif, ada beberapa tahapan yang bisa diterapkan oleh pelaku bisnis di industri pariwisata. Berikut adalah langkah-langkah utama dalam handling complaint: Pentingnya Komunikasi dalam Handling Complaint Salah satu kunci sukses dalam handling complaint adalah komunikasi yang baik. Komunikasi yang jelas dan transparan akan membuat pelanggan merasa bahwa mereka penting dan diperhatikan. Pelaku bisnis pariwisata perlu memastikan bahwa semua staf yang berhadapan dengan pelanggan dilatih untuk menghadapi keluhan dengan baik, dari mulai resepsionis hotel hingga pemandu wisata. Menggunakan nada yang tenang, ramah, dan profesional saat berkomunikasi sangatlah penting. Hal ini membantu menciptakan suasana positif di tengah situasi yang mungkin emosional atau tegang. Selain itu, penting juga untuk selalu berterima kasih kepada pelanggan yang memberikan masukan, karena mereka secara tidak langsung membantu bisnis untuk terus berkembang. Dampak Positif dari Handling Complaint yang Baik Jika dilakukan dengan benar, handling complaint dapat membawa berbagai manfaat bagi bisnis pariwisata, antara lain: Baca juga: MICE Pariwisata : Potensi Pariwisata Internasional Handling complaint yang baik adalah keterampilan yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku bisnis di industri pariwisata. Dengan menangani keluhan pelanggan secara tepat, bisnis dapat menjaga loyalitas pelanggan, memperkuat reputasi, dan meningkatkan kualitas layanan. Ingatlah, setiap keluhan adalah kesempatan untuk belajar dan tumbuh. Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan dalam handling complaint di bisnis pariwisata Anda, pelatihan profesional dapat menjadi solusi yang tepat. Dapatkan informasi lebih lanjut tentang pelatihan handling complaint dan jadikan bisnis Anda unggul dalam melayani wisatawan! Hubungi kami sekarang dan mulailah transformasi pelayanan Anda! Whatsapp: (0812-3299-9470) Instagram: @jttc_jogja
Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, JTTC Adakan Sosialisasi Kesehatan Mental Bagi Karyawan
Yogyakarta, 10 Oktober 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, JTTC mengadakan sosialisasi kesehatan mental bagi seluruh karyawan dengan tema “Embracing Self-Love: The Journey to Resilience”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya kesehtaan mental di lingkungan kerja, serta mendukung para karyawan dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional. Acara sosialisasi ini menghadirkan narasumber Puteri Qohimah, M.Psi., Psikolog yang membahas berbagai topic terkait, termasuk cara mengelola stress, pentingnya mencintai diri sendiri, serta strategi membangun resiliensi di tengah tantangan kehidupan. Melalui pendekatan yang interaktif, para karyawan diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, berdiskusi, dan belajar mengenai teknik-teknik yang dapat membantu mereka menjaga kesehatan mental. Direktur Utama JTTC, Bapak Hairullah Gazali, menyampaikan dalam sambutannya, “Kesehatan mental adalah fondasi penting bagi kesejahteraan karyawan dan kesuksesan perusahaan. Dengan menyelenggarakan kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong budaya kerja yang lebih suportif dan inklusif, di mana setiap karyawan merasa didukung dalam menjaga kesehatannya, baik fisik maupun mental.” Baca juga: Pemasaran Pariwisata Digital untuk Pengembangan Destinasi Acara ini mendapat respon positif dari para karyawan yang menyadari betapa pentingnya menjaga mental health dalam menghadapi tekanan pekerjaan sehari-hari. “Melalui acara ini, saya merasa lebih paham bagaimana pentingnya mencintai diri sendiri dan cara-cara untuk tetap tangguh dalam menghadapi stress,” ujar salah satu karyawan JTTC. Dengan adanya sosialisasi kesehatan mental ini, diharapkan para karyawan JTTC dapat lebih memahami pentingnya menjaga keseimbangan hidup, baik secara fisik maupun mental. Melalui pengetahuan dan strategi yang telah dibagikan, setiap individu diharapkan mampu menghadapi tantangan hidup dengan lebih tangguh dan positif. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata JTTC dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif, inklusif, serta peduli terhadap kesejahteraan seluruh karyawan. Mari terus tingkatkan kesadaran akan kesehatan mental dan jadikan self-love sebagai fondasi dalam membangun kehidupan yang lebih seimbang dan resilient. Whatsapp: (0812-3299-9470) Instagram: @jttc_jogja
Peran MICE dalam Pariwisata
Dalam dunia pariwisata, MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) memegang peranan penting yang semakin besar. MICE bukan hanya sekedar mengadakan pertemuan atau pameran, melainkan merupakan bagian strategis dari industri pariwisata yang dapat mendatangkan dampak ekonomi besar bagi suatu destinasi. Konsep ini telah berkembang pesat dan menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan, terutama wisatawan bisnis. Lalu, bagaimana kaitannya MICE dengan industri pariwisata? Mari kita pelajari lebih dalam. Pengertian MICE Sebelum memahami kaitannya dengan pariwisata, kita perlu mengerti apa itu MICE. Singkatnya, MICE adalah gabungan dari empat elemen: Keempat elemen ini sangat erat hubungannya dengan kegiatan perjalanan, dan di sinilah letak peran penting industri pariwisata. MICE Sebagai Penggerak Ekonomi Pariwisata Industri MICE dapat menjadi penggerak ekonomi utama bagi destinasi wisata. Mengapa? Karena setiap acara yang tergolong dalam MICE sering kali melibatkan ribuan peserta dari berbagai negara, yang tidak hanya datang untuk menghadiri acara, tetapi juga menginap di hotel, makan di restoran, dan mengunjungi objek wisata lokal. Hal ini secara otomatis akan menggerakkan ekonomi lokal. Destinasi yang memiliki fasilitas MICE berkualitas seperti ruang konferensi besar, aksesibilitas, dan infrastruktur pariwisata yang baik cenderung menarik lebih banyak wisatawan bisnis. Misalnya, kota-kota besar seperti Bali dan Jakarta sering kali menjadi tuan rumah acara-acara MICE skala internasional. Selain berdampak positif bagi sektor perhotelan dan transportasi, acara MICE juga mendorong pengembangan infrastruktur, mulai dari bandara hingga pusat perbelanjaan. MICE Membuka Peluang Kerja Sama Internasional Acara MICE sering kali menjadi platform bagi negara atau daerah untuk mempromosikan diri mereka sebagai destinasi wisata internasional. Banyak pameran dan konferensi internasional yang diadakan di Indonesia, dihadiri oleh para profesional dari berbagai industri. Ini menciptakan peluang bagi pelaku pariwisata lokal untuk berkolaborasi dengan perusahaan internasional, menjalin kerja sama bisnis, atau bahkan membuka pasar baru. Kegiatan MICE juga mempermudah pertukaran budaya dan inovasi antara negara-negara yang berpartisipasi. Wisatawan MICE sering kali ingin menjelajahi budaya dan tempat-tempat menarik di daerah yang mereka kunjungi, sehingga memperkaya pengalaman mereka sekaligus membantu memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional. Destinasi MICE Favorit di Indonesia Indonesia memiliki banyak destinasi yang mendukung kegiatan MICE. Beberapa kota besar yang terkenal dengan fasilitas MICE-nya adalah: Peran Pemerintah dalam Mengembangkan Industri MICE Pemerintah Indonesia sangat menyadari potensi besar dari industri MICE dalam mendongkrak pariwisata nasional. Oleh karena itu, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar MICE internasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembangunan infrastruktur yang mendukung kegiatan MICE, seperti bandara internasional yang modern, pusat konvensi yang berkelas dunia, serta perbaikan aksesibilitas ke destinasi MICE. Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga aktif mempromosikan Indonesia sebagai destinasi MICE di berbagai pameran internasional. Dukungan ini tentunya memberikan peluang besar bagi industri pariwisata untuk tumbuh lebih cepat dan bersaing dengan negara-negara lain di Asia. Tantangan dalam Mengembangkan Industri MICE Walaupun memiliki potensi besar, pengembangan MICE di Indonesia juga menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah persaingan ketat dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand, yang telah lama menjadi destinasi MICE unggulan di Asia Tenggara. Mereka memiliki infrastruktur yang sangat matang, pelayanan kelas dunia, serta daya tarik yang kuat di mata penyelenggara acara internasional. Selain itu, masalah keamanan, kestabilan politik, dan kurangnya promosi terarah juga masih menjadi kendala bagi Indonesia dalam menarik lebih banyak acara MICE. Oleh karena itu, perlu adanya strategi yang lebih terpadu antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku pariwisata untuk memaksimalkan potensi MICE di Indonesia. Mengapa MICE Adalah Investasi Pariwisata yang Menguntungkan? Investasi dalam sektor MICE adalah langkah cerdas bagi negara atau destinasi yang ingin meningkatkan pemasukan dari sektor pariwisata. Tidak seperti wisata konvensional, wisata MICE cenderung mendatangkan wisatawan berkualitas, yaitu wisatawan dengan anggaran tinggi yang lebih cenderung menghabiskan uang lebih banyak di destinasi yang mereka kunjungi. Selain itu, acara MICE sering kali membawa dampak ekonomi jangka panjang, seperti pembukaan lapangan kerja baru, peningkatan kualitas infrastruktur, serta meningkatnya citra positif destinasi di mata dunia internasional. Baca juga: Guest Amenities untuk Meningkatkan Pengalaman Tamu Apakah Anda seorang pelaku bisnis pariwisata yang ingin mengeksplorasi potensi MICE di Indonesia? Saatnya untuk mulai berinvestasi dalam pengembangan fasilitas dan layanan yang mendukung acara MICE. Tingkatkan kualitas pelayanan, perkuat kerja sama dengan pemerintah dan swasta, dan jangan lupa untuk memanfaatkan kekayaan budaya lokal sebagai daya tarik. Dengan memaksimalkan potensi MICE dalam pariwisata, Anda tidak hanya membantu meningkatkan ekonomi daerah, tetapi juga menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama di peta MICE dunia. Tertarik mengikuti pelatihan MICE? Hubungi admin kami di: Whatsapp: (0812-3299-9470) Instagram: @jttc_jogja
Penandatanganan MoU PT. Jogja Tama Tri Cita dan Universitas Janabadra Yogyakarta Bukti Komitmen Perusahaan untuk Meningkatkan SDM
Yogyakarta, 24 September 2024 – PT. Jogja Tama Tri Cita yang merupakan perusahaan korporat yang bergerak dalam bidang pariwisata pada tanggal 23 September 2024 kemarin melaksanakan penandatanganan MoU dan MoA mengenai kerjasama insentif pendidikan S2 bagi karyawan perusahaan dengan Universitas Janabadra Yogyakarta. kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat pimpinan. Melalui kerjasama ini, JTTC akan memberikan insentif pendidikan S2 bagi para pimpinan perusahaan yang telah memenuhi syarat guna memperluas kompetensi dan keterampilan manajerial mereka. Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Hairullah Gazali, S.E., M.B.A selaku Direktur Utama PT. Jogja Tama Tri Cita dan Dr. Risdiyanto, M.T, Rektor Universitas Janabadra Yogyakarta, dilanjutkan dengan penandatanganan MoA antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Janabadra Yogyakarta dan PT. Jogja Tama Tri Cita yang dalam hal ini dilakukan oleh Wakil Dekan I sebagai perwakilan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang berhalangan hadir dan Sekretaris Perusahaan PT. Jogja Tama Tri Cita. Kerjasama ini bertujuan untuk menyediakan akses pendidikan tingkat lanjut kepada para pimpinan perusahaan dengan lebih efektif. Melalui MoU ini, para pimpinan PT. Jogja Tama Tri Cita akan mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di Universitas Janabadra Yogyakarta, dengan focus pada program-program yang relevan dengan kebutuhan perusahaan, seperti manajemen bisnis, marketing, dan pengembangan SDM. Perkuliahan akan diselenggarakan di gedung utama JTTC pada hari Senin-Rabu setiap minggunya setelah jam operasional perusahaan. Salah satu poin penting yang tertuang adalah bahwa JTTC akan memberikan dukungan finansial dalam bentuk insentif pendidikan kepada para pimpinan perusahaan yang terpilih untuk melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Janabadra Yogyakarta. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan, manajemen strategis, dan kemampuan analitis, yang akan memperkuat kapabilitas pimpinan perusahaan dalam mengambil keputusan dan memimpin organisasi. Dalam sambutannya, Hairullah Gazali menyatakan, “Kami percaya bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama di tingkat pimpinan, adalah kunci untuk menjaga daya saing perusahaan dan untuk mencapai corporate dreaming 2030 untuk menjadi yang terdepan dan nomor satu. Melalui kerjasama dengan Universitas Janabadra ini, kami berharap para pimpinan kami dapat terus berkembang dan membawa inovasi serta transformasi di lingkungan perusahaan.” Baca juga: Tour Leader: Pemandu Destinasi Wisata Sementara itu, Rektor Universitas Janabadra menyambut baik kolaborasi ini dengan mengatakan, “Kami berkomitmen untuk mendukung perusahaan-perusahaan dalam mengembangkan SDM berkualitas melalui program pendidikan yang aplikatif. Kerjasama ini membuka jalan bagi para pemimpin JTTC untuk mendapatkan pendidikan lanjutan yang relevan dengan tantangan dunia bisnis modern” tutupnya. Whatsapp: (0812-3299-9470) Instagram: @jttc_jogja